Posted by: Sumedho in Chuang
Bahagia Dulu Baru Sukses
Chuang
Setiap kali kita mendengar atau membaca kisah sukses, setiap kali pula kita bertanya-tanya penasaran tentang apa sebenarnya rahasia sukses itu? Maka, kita lihat, ada bertumpuk-tumpuk buku yang mengajarkan tentang rahasia sukses. Ada ratusan seminar yang diadakan untuk menjawab pertanyaan besar itu. Ada seribu jawaban untuk satu pertanyaan. Tetapi tidak ada jaminan bahwa jawaban-jawaban itu cocok dan manjur bagi semua orang. Karena kalau sebaliknya, tentu kita boleh berharap bahwa dunia kita telah dipenuhi oleh orang-orang sukses, bukan?
Read the rest of this entry »
Tags:
Bahagia,
Sukses
2 Comments »
Tinggalkanlah Kejahatan
Sebuah pendekatan Modern
Salah satu pilar ajaran Buddha yang mendasari cara berpikir Buddha adalah seperti yang tersirat di dalam Empat Kebenaran Mulia (cattari ariya sacca). Di berbagai bagian Sutta Pitaka (Sutta Pitaka adalah bagian dari Tipitaka, Kitab Suci Agama Buddha) dapat kita temukan cara berpikir analisis seperti yang terdapat pada konsep Empat Kebenaran Mulia. Cara berpikir tersebut adalah:
- Memahami Suatu Masalah dan menganalisa masalah tersebut
- Menyadari dan menemukan ada penyebab masalah tersebut
- Mengetahui bahwa masalah dapat teratasi dan mencari cara penyelesaiannya
- Menemukan cara mengatasi masalah tersebut dan Menjalankan caranya
Read the rest of this entry »
Tags:
Cattari Ariya Sacca,
Kebenaran
1 Comment »
Memandang Rendah Raja
Tjahyono Wijaya
Suatu hari Raja Zhao mengunjungi Chan Master Zhaozhou yang telah mendekati usia 100 tahun. Saat itu Master Zhaozhou sedang beristirahat di atas dipan. Sambil berbaring beliau berkata, “Raja! Saya sekarang sudah berusia lanjut, meski Raja datang khusus untuk mengunjungi saya, namun tubuh saya benar-benar lemah sehingga tidak mampu menyambut kedatangan Raja. Mohon dimaklumi.” Alih-alih marah, Raja justru semakin menghormati Zhaozhou.
Keesokan harinya, Raja mengirim seorang jendral untuk mengantar hadiah bagi Zhaozhou. Mendengar kedatangan sang jendral, Zhaozhou segera bangun dan menyambutnya di depan pintu.
Para murid bingung dengan kelakuan Zhaozhou ini.
Read the rest of this entry »
No Comments »
Posted by: Sumedho in Chuang
Wajah Buddha
Chuang
Setiap kali memandang wajah Buddha di dinding kamarku, selalu saja hadir berbagai rasa dan kesan di dalam hatiku. Dan dari pelbagai rasa dan kesan itu, ada satu yang paling menonjol dan membekas selalu dalam kesadaranku: wajah Buddha senantiasa menghadirkan rasa damai.
Kupikir, jika seseorang bertanya padaku mengenai seperti apakah kedamaian yang hidup itu, maka akan kutunjukkan ia wajah Buddha. “Kawan, lihatlah wajah Buddha. Maka seperti itulah kedamaian yang hidup itu.”
Read the rest of this entry »
Tags:
Buddha,
Wajah
No Comments »
Posted by: Sumedho in Umum
Ananda Penjaga Dhamma
Hellmuth Hecker
Salah seorang siswa Hyang Buddha yang paling banyak disebutkan dalam kotbah-kotbah Beliau adalah Ananda. Diantara semua bhikkhu besar yang mengikuti Hyang Buddha, ia menduduki posisi yang paling unik dalam banyak hal, sebagaimana yang akan dituturkan pada halaman-halaman berikut.
Posisinya yang unik telah dimulai sebelum kelahirannya. Sama seperti halnya Hyang Buddha, ia datang ke dunia dari sorga Tusita, dilahirkan pada hari yang sama seperti Beliau serta dalam kasta yang sama yakni, kasta kesatria dari keluarga raja suku Sakya. Ayah mereka merupakan kakak beradik; jadi Ananda adalah seorang sepupu Hyang Buddha. Ia mempunyai tiga saudara lelaki: Anuruddha. Mahanama, Pandu dan satu saudara perempuan: Rohini.
eBook
Download PDF (952 KB)
Baca Online
No Comments »
Kebebasan Sempurna
Pentingnya Sutta-Vinaya (Edisi DhammaCitta Press)
Bhante Dhammavuddho Maha Thera
Pada masa sekarang ini, terdapat perkembangan beragam buku-buku Buddhis. mempelajari buku-buku ini secara tidak terelakkan akan mengakibatkan para pembaca mengikuti beberapa pandangan dan interpretasi pribadi para penulis terhadap apa yang sebenarnya Sang buddha ajarkan, yang bisa membawa pada pandangan salah. Di lain pihak, ada beberapa guru meditasi yang menasehatkan murid-murid mereka untuk sama sekali tidak belajar Dhamma tetapi hanya bermeditasi. Sebenarnya apa yang mereka sarankan kepada murid-murid mereka itu adalah hanya untuk mendengarkan mereka saja. menghindari kedua ekstrim ini, kita seharusnya mempraktekkan jalan tengah yang diajarkan Sang Buddha - menyelidiki/meneliti ajaranajarannya dan berlatih sebaik mungkin jalan Ariya Berunsur Delapan, seperti yang telah beliau nesehati. Pentingnya khotbah-khotbah Sang buddha untuk praktik Dhamma baik para umat awam maupun para bhikkhu hapir tidak dapat dilebih-lebihkan.
eBook
Download PDF (84 KB)
Baca Online
Tags:
Kebebasan,
Sutta,
Vinaya
2 Comments »
Berita Vimala Dharma 115 - Juli 2008
Tema: Istirahat
Profil Sangha: Samanera Nyanabhadra
Introspeksi
Spiritful Drizzle: Hati Yang Lembut
Stori’s Story: Kalah dari Anjing
Ulasan Sutta: Tidur Nyenyak
Artikel Bebas: Jadilah Orang Baik Yang Bijaksana
Vegetable Soup For Our Mind: Nyaris
BVD Kecil: Anjing & Kucing
BVD Kecil: Anak Rajin dan Anak Malas
Renungan: Sadari dan Renungi
eBook
Download PDF (1.8 MB)
1 Comment »
Ayat Ayat Dhamma
bhagavant.com
Tags:
Dhamma,
Dhammapada
3 Comments »
Apa dan Mengapa Cap Ji Shio
Tjahyono Wijaya
Feng Shui dan Cap Ji Shio merupakan dua hal yang berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat Tionghoa. Dalam kesempatan yang lalu telah kita bahas sedikit mengenai halnya Feng Shui, yang mana kita memperoleh kesimpulan bahwa Feng Shui adalah ‘common sense’ yang sudah seharusnya diketahui dan dimiliki oleh kita semua, yang seharusnya dikembangkan dan dilestarikan secara ilmiah. Sekarang, bagaimana pula dengan Cap Ji Shio?
Ingin mencari jodoh? Carilah yang shionya cocok. Ingin mengetahui karakter seseorang, lihatlah shio-nya. Ingin memperoleh anak yang membawa hokki? Cari shio kelahiran yang tepat. Inilah perhitungan Cap Ji Shio yang sering digunakan dalam menjelaskan karakter berdasarkan shio tahun kelahiran dan peruntungan kita setiap tahunnya.
Read the rest of this entry »
Tags:
Pandangan,
Shio,
Takhayul
5 Comments »
Posted by: Sumedho in Chuang
Hal yang Terpenting
Chuang
Ketika aku masih bayi, sebagai makhluk spiritual yang tak membutuhkan banyak materi duniawi, bagiku yang terpenting adalah kasih dari bunda. Dan saat aku mendapatkannya melalui dekapan dan buaian, juga dari air susunya sebagai perwujudan fisik dari cinta kasihnya, kebutuhanku sudah terpenuhi dengan sempurna.
Menginjak besar, sebagai anak kecil yang senang menjelajah dan bereksperimen, yang terpenting bagiku adalah segala macam mainan dan ruang seluas-luasnya untuk berpetualang.
Read the rest of this entry »
Tags:
Kehidupan
No Comments »